10+ Tradisi Makan Dari Berbagai Negara, Dari Yang Jorok Sampai Bikin Merinding

Posted on
#8. Makan sampai habis tidak bersisa (Jepang).
foto: idle.slashdot.org

Ada budaya yang menganggap jika menghabiskan makanan sampai tak bersisa itu menandakan kamu rakus dan tidak puas dengan makanan yang sudah dihidangkan. Bahkan, kebiasaan di sejumlah negara seperti Filipina, Kamboja, Korea, Mesir, China, dan Thailand, kalau kamu makan sampai habis tidak bersisa, makan tuan rumah akan melayani kamu terus. Dengan begitu, kalau kamu ke negara-negara ini, kamu harus menyisakan sedikit makan dan minumanmu. Tetapi di Jepang, kalau kamu makan sampai habis bersih, artinya kamu menghargai si tuan rumah.

#9. Makan wajib memakai tangan kanan (Negara-negara Arab).
foto: ww2.kqed.org

Sebetulnya tradisi makan memakai tangan bukanlah cuma di negara-negara Arab, di Indonesia pun juga ada aturan begitu. Hal ini menunjukkan kesopanan. Logika yang dipakai di Arab pun di Indonesia sama ketika dilarang makan pakai tangan kiri, sebab tangan kiri lebih sering dipakai untuk membersihkan diri ketika ke toilet sehingga diduga tidak bersih. Tradisi ini juga terkait erat dengan agama yang dianut. Dalam Islam, makan memakai tangan kanan adalah sunah Rasul.

#10. Kentut sehabis makan (Kanada).
foto: giphy.com

Percaya atau tidak orang suku Inuit Kanada menganggap kalau kentut sehabis makan merupakan ungkapan terima kasih serta penghargaan untuk tuan rumah. Nah lho bingung kan.

#11. Terlambat ketika diundang makan (Tanzania).
foto: msn.com

Datang tepat waktu dalam berbagai acara, termasuk jamuan makan merupakan hal yang bagus. Tetapi kalau Di Tanzania hal ini justru merupakan penghinaan untuk tuan rumah. Kamu disarankan untuk datang sekitar 20 menit dari waktu yang sudah ditentukan untuk jamuan makan. Jadi, di sini kalau kamu telat datang makan justru akan diacungi jempol.

#12. Isi cangkir teh tidak penuh (Kazakhstan).
foto: msn.com

Tamu paling puas jika disuguhi sesuatu secara penuh. Tetapi di Kazakhstan, kondisi terbaik yaitu ketika tidak memenuhi cangkir teh saat menjamu tamu. Kalau sampai tuan rumah memenuhi cangkir teh, berarti mereka tidak mau berinteraksi dengan kamu dan pertanda mereka mengusirmu.

#13. Festival vegetarian Phuket (Thailand).
foto: phuket.com

Festival ini bertujuan untuk pembersihan spiritual diri dan berharap mendapatkan keberuntungan untuk waktu yang masih tersisa dalam setiap tahunnya. Praktik yang dilakukan warga Pulau Phuket yaitu dengan sama sekali tidak makan daging dan mengikuti upacara suci. Selain itu, dalam festival juga ada penampilan estetika seperti berjalan di atas bara panas dan memasukkan segalam macam benda tajam menembus pipi.

#14. Dilarang makan memakai garpu (Thailand).
foto: sliptalk.com

Walaupun garpu disediakan sebagai alat makan, tetapi fungsi garpu bukanlah untuk menyuap makananmu ke mulut kalau kamu berada di Thailand. Fungsi garpu hanyalah membantu makanan terwadahi di cekungan sendok. Selebihnya yang mengantar makananmu masuk ke mulut adalah sendok. Say no to fork.

#15. Makan menunggu giliran (Korea).
foto: dramafever.com

Di negara pencetak drama serial yang sering bikin baper anak muda ini, kamu yang lebih muda tidak boleh makan kalau orang tua belum memulai makan. Selain itu, kalau orang tua menawarimu minum, kamu harus menerimanya dengan kedua tangan, tidak boleh satu aja.