Politikus Indonesia Belajarlah Legowo dari Kekalahan Hillary Clinton di Pilpres AS

Posted on

Mantan calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton akhirnya kalah dalam ajang Pilpres Amerika Serikat. Tetapi dirinya langsung menunjukkan sikap legowo dalam pidato konsesinya.

Hillary Clinton membacakan konsensi setelah hasil pilpres keluar (getty Images)

“Yang ditunjukkan Hillary itu merupakan etika politik karena adanya kepercayaan atas sistem dan juga penegasan kepentingan nasional yang harus diutamakan. Ini perilaku yang wajar di berbagai tempat,” kata pengamat politik Yunarto Wijaya saat berbincang, Jumat (11/11/2016).

Menurut Yunarto sebetulnya tokoh politik di Indonesia pun sudah melakukan hal serupa. Dia mencontohkan bagaimana Hatta Rajasa di Pilpres 2014 yang langsung menemui Jokowi.

Yunarto berharap nantinya di Indonesia juga lebih mempublikasikan sikap legowo dari politikus yang bertanding. Sehingga praktik menolak hasil pemilu tidak menjadi sorotan utama.

Di Indonesia pada awal 2017 akan ada ajang Pilkada serentak di 101 wilayah. Semoga saja setiap calon yang kalah bisa menerima hasil Pilkada dan langsung ikut membantu pembangunan. (detik)